Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dolar Menguat lagi, Ada Apa dengan Market Hari Ini
Monday, 7 July 2025 15:40 WIB | US DOLLAR |DOLLAR

Dolar AS adalah salah satu mata uang dengan kinerja terbaik di antara mata uang utama pada hari Senin. Sentimen investor yang menghindari risiko di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang perdagangan global, karena AS kemungkinan akan mengumumkan tarif impor hari ini,

Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur nilai Greenback terhadap sekeranjang mata uang yang paling banyak diperdagangkan, telah naik ke kisaran atas 96,00-an, menjauh dari posisi terendah jangka panjang minggu lalu, tepat di bawah 96,00 dan mendekati level resistensi utama, di 97,00.

Tarif AS telah meningkatkan keengganan terhadap risiko
Trump mengatakan pada Akhir Pekan bahwa ia akan mengirim surat pada hari Senin ke negara-negara yang tidak membuat kesepakatan dengan AS bahwa mereka akan menghadapi tarif yang diumumkan pada tanggal 2 April. Namun, batas waktunya tidak jelas karena beberapa juru bicara pemerintah AS telah menyebutkan tanggal 1 Agustus, dalam kemungkinan moratorium lainnya dari tanggal 9 Juli yang awal.

Ketidakpastian yang terus-menerus terjadi di sekitar sebagian besar inisiatif Pemerintah AS, bersama dengan kekhawatiran baru tentang dampak negatif tarif terhadap pertumbuhan global, merusak selera investor terhadap risiko hari ini, sementara Dolar AS menguat bersamaan dengan imbal hasil Treasury AS.

Kalender AS sepi minggu ini, tetapi angka Penggajian Nonpertanian AS yang kuat yang terlihat minggu lalu menghilangkan kekhawatiran tentang ekonomi AS dan menghancurkan harapan pemotongan Fed pada bulan Juli. Hal ini kemungkinan akan memberikan dorongan tambahan bagi Dolar AS, setidaknya hingga rilis risalah rapat Fed terakhir, yang akan dirilis Rabu depan, yang mungkin mencerminkan beberapa perbedaan pendapat dalam komite.(Cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
Franc Menguat, Dolar Tertekan...
Tuesday, 20 January 2026 14:35 WIB

Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...

Tarif Trump Mengintai, Dolar Sulit Bangkit...
Tuesday, 20 January 2026 14:19 WIB

Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...

Dolar Tertahan, Pasar Menunggu Rilis Data NFP...
Thursday, 8 January 2026 17:02 WIB

Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...

Dolar Menguat ke Level Tertinggi Lebih dari 2 Minggu...
Tuesday, 6 January 2026 23:35 WIB

Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...

Dolar AS Mulai Goyah di Awal 2026, Yen Jadi Sorotan dan Pasar Waspada...
Friday, 2 January 2026 14:05 WIB

Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS